Solusi untuk Gigi Ompong

Siapa yang tidak ingin memiliki gigi yang sehat dan menunjang penampilan? Semua orang ingin memiliki gigi  yang rapi, terawat dan sehat.

Namun pada sebagian orang, ada yang giginya hilang atau ompong karena berbagai hal.

Penyebabnya bisa bermacam-macam, baik karena faktor internal seperti karena karies gigi yang tidak dirawat, benih gigi tidak tumbuh, pencabutan prematur maupun karena faktor eksternal seperti kecelakaan, terbentur benda keras dan sebagainya.

Banyak solusi mengatasi gigi ompong, namun yang paling mutakhir adalah pemasangan implan gigi.

Sebagai tehnik terbaru untuk mengatasi gigi ompong, tentunya hanya dokter gigi yang berkompeten yang dapat melakukan prosedur ini.

Klinik RSD Dental yang berlokasi di Pejaten Jakarta Selatan adalah klinik gigi yang ditangani oleh para dokter gigi handal yang berkompeten dibidang Implan Gigi. Pemiliknya DR. drg. Ratna Sari Dewi, Sp.Pros juga dikenal sebagai ahli implan gigi ternama di Indonesia.

Apa dan Bagaimana Proses Implan Gigi?

Apa itu implan gigi?

Implan gigi adalah suatu material berbentuk seperti baut yang terbuat dari bahan titanium yang ditanam di tulang rahang melalui pembedahan ringan.

Setelah implan ditanam didalam tulang rahang, akan terjadi proses osseo-integrasi, yaitu penyatuan antara implan dengan tulang rahang. Proses ini  biasanya berlangsung 3 bulan dimana setelahnya mahkota gigi tiruan siap dipasang.

Implan gigi sudah menjadi prosedur yang umum dilakukan sebagai pengganti gigi yang hilang atau ompong. Kelebihan pemasangan implan adalah nampak seperti memiliki gigi asli dibanding tehnik lain seperti gigi tiruan lepasan ataupun crown and bridge.

Kelebihan lainnya adalah tidak merusak gigi lain seperti pada pembuatan crown and bridge. Secara psikologis juga bisa meningkatkan rasa percaya diri.

Proses implan ini harus dimulai dari konsultasi terlebih dulu. Dokter gigi akan melakukan wawancara dan memeriksa secara keseluruhan baik kondisi gigi dan mulut juga kesehatan tubuh secara umum.

Biasanya dokter gigi akan mengambil foto fisik, foto rontgen atau CT-scan dan pencetakan gigi. Penderita dengan masalah cardio-vascular, haemorrhages-risk, osteoporosis, perokok berat, disarankan tidak memilih tehnik ini.

Konsultasi Implan Gigi

Ingin berkonsultasi lebih lanjut tentang implan gigi dengan Dokter Gigi ahlinya? Silahkan hubungi RSD Dental Clinic melalui telepon 021-29048685 untuk melakukan janji temu atau melalui  email rsd_dental@yahoo.com .  

0

Posted:

Categories: Media

Halitosis atau lebih dikenal dengan bau mulut tentu sangat mengganggu bukan hanya bagi penderita, tetapi juga orang-orang disekitarnya.

Penyebab Bau Mulut.

Penyebab bau mulut bisa macam-macam : seperti buruknya kebersihan mulut karena adanya sisa-sisa makanan, merokok, penumpukan karang gigi, karies gigi, kotoran di lidah, gigi palsu yang tidak dibersihkan dengan baik atau karena faktor sistemik seperti amandel, masalah pencernaan dan penyakit paru-paru.

penyebab bau mulut dan cara mengatasinya

Masalah bau mulut yg mengganggu harus segera diatasi.

Cara Mengatasi Bau Mulut.

Segeralah menyikat gigi setelah makan, gunakan sikat dengan kepala kecil agar mampu menjangkau semua sudut mulut, sikat lidah dengan sikat gigi atau sikat khusus untuk lidah, perbaiki pola makan dan banyak minum air putih, bersihkan karang gigi secara rutin tiap 6 bulan sekali dan minta dokter gigi untuk menambal gigi yang berlubang.

Apabila penyebabnya karena faktor dari dalam tubuh, segera periksa ke dokter untuk mengatasi masalahnya.

0

Posted:

Categories: Media

Seringkali pada saat melakukan pemeriksaan gigi, dokter gigi meminta pasien untuk melakukan rontgen gigi untuk membantu diagnosa.

Kenapa Rongen Gigi perlu Dilakukan?

– Rontgen gigi dapat digunakan untuk deteksi dini kerusakan gigi seperti karies gigi, kerusakan tulang penyokong gigi, cedera gigi.

– Untuk mengetahui adanya kista, tumor atau lokasi abses.

– Untuk mengetahui posisi gigi yang tumbuh tidak pada tempatnya.

– Untuk mengetahui posisi gigi dewasa yang akan tumbuh dalam rahang pada anak yang masih memiliki gigi susu.

– Untuk merencanakan arah pemasangan implant gigi, operasi pencabutan gigi dan bedah akar gigi.

– Untuk merencanakan perawatan gigi dengan alat orthodontic/behel.

– Sebagai acuan sebelum melakukan tindakan lebih lanjut, misal pada perawatan saluran akar.

– Untuk mengetahui posisi rahang atas terhadap rahang bawah pada kasus TMJ.

Foto hasil Rontgen Gigi

Foto Rontgen Gigi berguna untuk membantu diagnosa Dokter Gigi saat melakukan pemeriksaan.

Di Kedokteran Gigi, ada beberapa macam rontgen gigi atau sering disebut dentalradiografi, namun yang sering dilakukan di klinik adalah rontgen dental, panoramic dan cephalometric.

Rontgen gigi biasanya tidak dilakukan pada ibu hamil karena dikawatirkan akan mengganggu pertumbuhan janin. Dokter gigi biasanya akan menunda dilakukan rontgen gigi apabila mengetahui pasiennya sedang hamil.

0

Posted:

Categories: Media

Kanker mulut termasuk kanker lidah, adalah jenis kanker yang terjadi pada lidah ketika pertumbuhan sel – sel lidah menjadi tidak terkendali. Kanker ini dapat merenggut nyawa seseorang karena kerap tidak dikenali.

Menurut Oral Cancer Foundation, banyak penderita kanker lidah, mulut, dan tenggorokan tidak menyadari penyakitnya sampai masuk stadium 4. Kanker lidah paling sering tumbuh dan berkembang pada sel – sel skuamosa yang ada di permukaan lidah. Sel skuamosa merupakan sel berbentuk datar atau pipih seperti kulit yang melapisi permukaan mulut, hidung, laring, tiroid, dan tenggorokan.

Secara anatomi, lidah manusia terdiri dari dua bagian, yaitu bagian depan yang terletak dalam mulut dan bagian pangkal yang terletak di dekat tenggorokan. Kanker yang tumbuh pada lidah bagian depan ini termasuk di dalam kategori kanker mulut, sementara kanker yang tumbuh pada bagian pangkal lidah termasuk di dalam kanker orofaring.

Gejala kanker lidah sangat mirip dengan gejala kanker mulut lainnya. Tanda umum kanker mulut adalah munculnya bercak atau luka yang tak biasa dan tak hilang selama berminggu-minggu.

Bercak atau luka bisa muncul di bagian langit-langit mulut, lidah, gusi, ataupun tenggorokan. Jika menjumpai bercak itu dan bertahan dalam waktu lama, Anda perlu segera ke dokter untuk konsultasi.

Jangan menunggu rasa sakit muncul sebab awal kanker mulut biasanya tak disertai nyeri. Namun ada juga yang disertai demam yang tak kunjung sembuh, atau sakit terus-menerus dalam mulut.

Kanker Lidah samping

Kanker Lidah di bagian samping.

Gejala – gejala kanker lidah yang perlu diwaspadai diantaranya :

• Sariawan yang tidak kunjung sembuh
• Sakit tenggorokan yang berlangsung terus-menerus
• Bercak berwarna merah atau putih pada lidah
• Terdapat ada benjolan
• Sakit saat menelan
• Rasa kebas dalam mulut yang tidak kunjung hilang
• Perdarahan tanpa sebab yang jelas pada lidah
• Rasa sakit pada telinga (jarang terjadi)

Hingga saat ini penyebab kanker lidah belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor tertentu yang dipercaya dapat memicu terjadinya kanker lidah.

Berikut ini beberapa faktor risiko pemicu kanker lidah meliputi :

1. Rokok
Sekitar 85% kanker pada daerah kepala dan leher, termasuk lidah, disebabkan oleh konsumsi tembakau. Selain itu, perokok pasif juga berisiko lebih tinggi untuk terjangkit kanker di bagian kepala dan leher.

2. Minuman keras (alkohol)
Konsumsi alkohol secara rutin dalam jumlah yang relatif banyak juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker lidah. Konsumsi alkohol apabila dikombinasikan dengan merokok akan semakin meningkatkan risiko seseorang untuk terjangkit kanker ini.

3. Human papillomavirus (HPV)
Walau jarang terjadi, virus HPV dapat menyebabkan pertumbuhan jaringan abnormal dalam mulut sehingga memicu kanker. Penularan virus ini dapat terjadi jika seseorang bersentuhan langsung dengan kulit pengidap atau benda yang terkontaminasi virus HPV.

4. Higienitas mulut yang rendah
Kanker lidah juga dapat dikaitkan dengan luka pada mulut yang tidak kunjung sembuh. Luka ini dapat terjadi akibat patahan gigi yang melukai bagian dalam mulut atau sariawan yang sering muncul dan tidak kunjung sembuh. Oleh karenanya, penting untuk menjaga kebersihan mulut dan mengobati luka yang terjadi dalam rongga mulut sesegera mungkin.

kanker pangkal lidah

Kanker Lidah di bagian pangkal.

Demikian gejala dan penyebab kanker lidah yang harus anda ketahui.

Walaupun belum diketahui secara pasti penyebabnya dan belum ada cara yang benar – benar terbukti untuk mencegah kondisi ini, tidak ada salahnya anda untuk melakukan langkah menghindarinya, seperti menghindari konsumsi alkohol, jangan merokok terlalu berlebihan atau tidak sama sekali, dan memperbanyak konsumsi makanan sehat, dan menjaga pola hidup sehat.

(info dari berbagai sumber).

0

Posted:

Categories: Media

pasien RSD Dental Klinik

Indonesia : Corlita Alethea menjadi pelanggan setia RSD Dental Clinic sejak 2011 dan rajin merawat giginya secara rutin sampai sekarang. Perawatan yang pernah dilakukannya adalah dental filling dan direct veneer. Wanita cantik yang pernah sukses berkarir di bidang oil and gas ini sekarang sibuk berwiraswasta di bidang kuliner dan coffee shop.

English : Corlita Alethea has been a loyal customer of RSD Dental Clinic since 2011 and diligently cares for her teeth regularly until now. The treatments she has ever done are dental filling and direct veneer. This beautiful woman who has successfully worked in the field of oil and gas is now busy entrepreneurship in the field of culinary and coffee shop.

kunjungan ke klinik gigi RSD Dental

Indonesia : Ibu Titin Sutriani (@maktitin) dan keluarganya sudah menjadi pelanggan RSD Dental Clinic sejak berdiri 2011. Wanita yang aktif berolahraga dan sering mengikuti berbagai lomba lari ini rajin memeriksakan giginya secara rutin di RSD Dental Clinic. Sedang putri-putrinya melakukan perawatan ortodonsi (behel).

English : Mrs. Titin Sutriani (@maktitin) and her family have been the customers of RSD Dental Clinic since 2011. The woman who are active in exercising and often following various races are intensively checking her teeth routinely in RSD Dental Clinic. Whilst her daughters are having orthodontic (braces) treatment.

kunjungan tim cobra dental

Indonesia :   RSD Dental Clinic sangat bangga mendapat kunjungan team Cobra Dental dan  Mr. Tobias Schwarz dari W&H Austria. Cobra Dental dikenal sebagai dental supplier terbesar di Indonesia sedangkan W&H adalah produk peralatan dan bahan kedokteran gigi yang banyak digunakan dokter gigi di seluruh dunia.

English : RSD Dental Clinic is very proud to have a team visit Cobra Dental and Mr. Tobias Schwarz from W & H Austria. Cobra Dental is known as the largest dental supplier in Indonesia while W & H is a product of dental equipment and dental materials that are widely used by dentists around the world.

pasien RSD Dental Pejaten Jakarta Selatan

Indonesia : Ms. Penny Paul Willis dikenal sebagai salah satu sosialita yang sosoknya sering muncul dalam kegiatan kalangan atas di Indonesia. Wanita cantik,  ramah dan modis ini juga dikenal sebagai pengusaha dan dealer barang seni yang rajin berpameran diberbagai belahan dunia. Dalam kunjungannya ke RSD Dental Clinic kali ini, beliau melakukan perawatan saluran akar dan pembuatan crown.

English : Ms. Penny Paul Willis is known as one of the socialites whose figures often appear in the activities of the upper class in Indonesia. This beautiful, friendly and fashionable woman is also known as a successful entrepreneur and art dealer who diligently exhibits in various parts of the world. During her visit to RSD Dental Clinic this time, she was doing root canal treatment and crown.

komentar pasien dokter gigi RSD Dental

Indonesia : Wanita ramah asal Belanda ini, Monique Kleinnibbelink sangat rajin memeriksakan kesehatan giginya dan keluarganya di RSD Dental Clinic. Beliau menjadi pelanggan setia sejak 2016 dan selalu merekomendasikan klinik gigi kami kepada teman-temannya. Terimakasih ibu Monique!

English : This Dutch-friendly woman, Monique Kleinnibbelink is intensively checking the health of her teeth and her family in RSD Dental Clinic. She has been a loyal customer since 2016 and always recommending our dental clinic to her colleagues. Thank you Ibu Monique!

 

0

Posted:

Categories: Media

Apakah Cabut Gigi Mempengaruhi Syaraf?

Berikut Pertanyaan seputar Pencabutan Gigi & Jawabannya yg sangat bermanfaat :

Dok, Apakah Cabut Gigi Atas Menyebabkan Kebutaan?

Dok, Benar Cabut Gigi Mempengaruhi Saraf ?

Inilah Kutipan Penjelasan atas 2 Pertanyaan di atas :

*Ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh pasien terkait jalur persarafan organ yang ada di daerah kepala dan leher. Banyak saraf yang mensarafi daerah kepala, namun terdapat saraf yang spesifik terhadap mata dan rahang atas.

*Di bagian kepala terdapat 12 macam saraf yaitu :

  1. Olfaktorius > Penciuman
  2. Optikus > Penglihatan
  3. Okulomotorik > Pergerakan Bola mata.
  4. Trochlearis > Pergerakan Bola Mata.
  5. Trigeminus > Rongga Mulut dan Mata.
  6. Abdusen > Pergerakan Bola Mata.
  7. Fasialis > Pada Otot Ekspresi wajah , perasa pada lidah depan, pendengaran.
  8. Vestibulococlearis > Pada Keseimbangan.
  9. Glosofaringeus > pada sensasi orofaring, perasa lidah bagian belakang , otot styloparingeus.
  10. Vagus >pada oto laring , faring, sensasi pada hipofaring , jantung , paru, abdominal viscera.
  11. Asesoris > pada otot sternokleidomastoideus, otot trapezius.
  12. Hipoglosus > Pada pergerakan otot lidah.

*Saraf yang berhubungan dengan rongga mulut dan mata adalah saraf TRIGEMINUS. Saraf ini merupakan saraf kranial terbesar. Saraf ini disebut sebagai saraf Trigeminus karena mempunyai tiga cabang besar yaitu :

  1. Saraf OFTALMIKUS, saraf ini bersifat sensorik , bekerja pada sensasi bola mata , anterior scalp, wajah bagian atas.

2. Saraf MAKSILARIS, saraf ini bersifat sensorik, bekerja pada sensasi rongga hidung dan sinus, palatum , wajah bagian tengan dan gigi bagian atas.

  1. Saraf MANDIBULARIS, saraf yang memiliki sifat sensorik dan motorik bekerja pada oto pengunyahan , tensor tempani , sensasi pada telinga , rongga mulut, gigi rahang bawah dan dagu.

*Pada mata disarafi oleh saraf OFTALMIKUS. Sedangkan gigi rahang disarafi oleh saraf MAKSILARIS. Kedua saraf tersebut berbeda area kerja. Sehingga pencabutan gigi rahang atas tidak akan berpengaruh langsung pada saraf mata.

*Proses Pencabutan lebih berhubungan dengan sistem pembuluh darah. Sedangkan sistem saraf berhubungan dengan obat lokal anastesi (obat bius) yaitu menghambat impuls reseptor nyeri yang dihantarkan oleh sistem saraf tersebut.

*Infeksi pada gigi-gigi rahang atas dapat menyebar ke bagian lain tubuh termasuk ke daerah mata. Penjalaran infeksi dapat melalui pembuluh darah dan jaringan lunak disekitar rongga mulut, BUKAN MELALUI SARAF.

Sebagai contoh, pada kasus abses (bengkak bernanah) yang disebabkan oleh gigi taring rahang atas yang berlubang dapat meluas ke area sekitar mata bahkan hingga mengakibatkan bengkak dibawah mata.

*Komplikasi yang sering terjadi pada pencabutan di rahang atas adalah terjadinya alveolar osteitis dan oroantral communication.

*Alveolar osteitis banyak disebabkan terlepasnya bekuan darah dari soket karena berbagai hal, sehingga luka bekas pencabutan susah untuk sembuh dan terus terasa sakit.

*Oroantral Communication adalah terjadinya hubungan antara sinus maksilaris dengan rongga mulut.

*Prosedur dalam pencabutan gigi mempengaruhi saraf maksilaris dan mandibularis dalam arti POSITIF, dimana dokter gigi akan menyuntikan obat bius untuk menghentikan sinyal saraf ke otak sehingga membuat mati rasa di daerah pencabutan.

*Selama prosedur pencabutan dilakukan sesuai dengan standar medis yang baik, pasien tidak perlu takut untuk melakukan pencabutan gigi terutama gigi atas.

Semoga kutipan penjelasan di atas tentang cabut gigi bermanfaat bagi Pembaca Blog RSD-Dental ini…!

0

Posted:

Categories: Media