pasien RSD Dental Klinik

Indonesia : Corlita Alethea menjadi pelanggan setia RSD Dental Clinic sejak 2011 dan rajin merawat giginya secara rutin sampai sekarang. Perawatan yang pernah dilakukannya adalah dental filling dan direct veneer. Wanita cantik yang pernah sukses berkarir di bidang oil and gas ini sekarang sibuk berwiraswasta di bidang kuliner dan coffee shop.

English : Corlita Alethea has been a loyal customer of RSD Dental Clinic since 2011 and diligently cares for her teeth regularly until now. The treatments she has ever done are dental filling and direct veneer. This beautiful woman who has successfully worked in the field of oil and gas is now busy entrepreneurship in the field of culinary and coffee shop.

kunjungan ke klinik gigi RSD Dental

Indonesia : Ibu Titin Sutriani (@maktitin) dan keluarganya sudah menjadi pelanggan RSD Dental Clinic sejak berdiri 2011. Wanita yang aktif berolahraga dan sering mengikuti berbagai lomba lari ini rajin memeriksakan giginya secara rutin di RSD Dental Clinic. Sedang putri-putrinya melakukan perawatan ortodonsi (behel).

English : Mrs. Titin Sutriani (@maktitin) and her family have been the customers of RSD Dental Clinic since 2011. The woman who are active in exercising and often following various races are intensively checking her teeth routinely in RSD Dental Clinic. Whilst her daughters are having orthodontic (braces) treatment.

kunjungan tim cobra dental

Indonesia :   RSD Dental Clinic sangat bangga mendapat kunjungan team Cobra Dental dan  Mr. Tobias Schwarz dari W&H Austria. Cobra Dental dikenal sebagai dental supplier terbesar di Indonesia sedangkan W&H adalah produk peralatan dan bahan kedokteran gigi yang banyak digunakan dokter gigi di seluruh dunia.

English : RSD Dental Clinic is very proud to have a team visit Cobra Dental and Mr. Tobias Schwarz from W & H Austria. Cobra Dental is known as the largest dental supplier in Indonesia while W & H is a product of dental equipment and dental materials that are widely used by dentists around the world.

pasien RSD Dental Pejaten Jakarta Selatan

Indonesia : Ms. Penny Paul Willis dikenal sebagai salah satu sosialita yang sosoknya sering muncul dalam kegiatan kalangan atas di Indonesia. Wanita cantik,  ramah dan modis ini juga dikenal sebagai pengusaha dan dealer barang seni yang rajin berpameran diberbagai belahan dunia. Dalam kunjungannya ke RSD Dental Clinic kali ini, beliau melakukan perawatan saluran akar dan pembuatan crown.

English : Ms. Penny Paul Willis is known as one of the socialites whose figures often appear in the activities of the upper class in Indonesia. This beautiful, friendly and fashionable woman is also known as a successful entrepreneur and art dealer who diligently exhibits in various parts of the world. During her visit to RSD Dental Clinic this time, she was doing root canal treatment and crown.

komentar pasien dokter gigi RSD Dental

Indonesia : Wanita ramah asal Belanda ini, Monique Kleinnibbelink sangat rajin memeriksakan kesehatan giginya dan keluarganya di RSD Dental Clinic. Beliau menjadi pelanggan setia sejak 2016 dan selalu merekomendasikan klinik gigi kami kepada teman-temannya. Terimakasih ibu Monique!

English : This Dutch-friendly woman, Monique Kleinnibbelink is intensively checking the health of her teeth and her family in RSD Dental Clinic. She has been a loyal customer since 2016 and always recommending our dental clinic to her colleagues. Thank you Ibu Monique!

 

0

Posted:

Categories: Media

Komentar Pasien RSD Dental - Monique Kleinnibbelink

Berikut Komentar Monique Kleinnibbelink di Facebook setelah berkunjung ke RSD Dental di Pejaten, Jakarta Selatan :

komentar pasien dokter gigi RSD Dental

Monique Kleinnibbelink salah satu Pasien RSD Dental yg memberikan komentar di Facebook setelah berkunjung ke Klink Kami di Pejaten, Jakarta Selatan. Beliau merupakan Pasien dari warga negara Asing.

 

0

Posted:

Categories: Uncategorized

Apakah Cabut Gigi Mempengaruhi Syaraf?

Berikut Pertanyaan seputar Pencabutan Gigi & Jawabannya yg sangat bermanfaat :

Dok, Apakah Cabut Gigi Atas Menyebabkan Kebutaan?

Dok, Benar Cabut Gigi Mempengaruhi Saraf ?

Inilah Kutipan Penjelasan atas 2 Pertanyaan di atas :

*Ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh pasien terkait jalur persarafan organ yang ada di daerah kepala dan leher. Banyak saraf yang mensarafi daerah kepala, namun terdapat saraf yang spesifik terhadap mata dan rahang atas.

*Di bagian kepala terdapat 12 macam saraf yaitu :

  1. Olfaktorius > Penciuman
  2. Optikus > Penglihatan
  3. Okulomotorik > Pergerakan Bola mata.
  4. Trochlearis > Pergerakan Bola Mata.
  5. Trigeminus > Rongga Mulut dan Mata.
  6. Abdusen > Pergerakan Bola Mata.
  7. Fasialis > Pada Otot Ekspresi wajah , perasa pada lidah depan, pendengaran.
  8. Vestibulococlearis > Pada Keseimbangan.
  9. Glosofaringeus > pada sensasi orofaring, perasa lidah bagian belakang , otot styloparingeus.
  10. Vagus >pada oto laring , faring, sensasi pada hipofaring , jantung , paru, abdominal viscera.
  11. Asesoris > pada otot sternokleidomastoideus, otot trapezius.
  12. Hipoglosus > Pada pergerakan otot lidah.

*Saraf yang berhubungan dengan rongga mulut dan mata adalah saraf TRIGEMINUS. Saraf ini merupakan saraf kranial terbesar. Saraf ini disebut sebagai saraf Trigeminus karena mempunyai tiga cabang besar yaitu :

  1. Saraf OFTALMIKUS, saraf ini bersifat sensorik , bekerja pada sensasi bola mata , anterior scalp, wajah bagian atas.

2. Saraf MAKSILARIS, saraf ini bersifat sensorik, bekerja pada sensasi rongga hidung dan sinus, palatum , wajah bagian tengan dan gigi bagian atas.

  1. Saraf MANDIBULARIS, saraf yang memiliki sifat sensorik dan motorik bekerja pada oto pengunyahan , tensor tempani , sensasi pada telinga , rongga mulut, gigi rahang bawah dan dagu.

*Pada mata disarafi oleh saraf OFTALMIKUS. Sedangkan gigi rahang disarafi oleh saraf MAKSILARIS. Kedua saraf tersebut berbeda area kerja. Sehingga pencabutan gigi rahang atas tidak akan berpengaruh langsung pada saraf mata.

*Proses Pencabutan lebih berhubungan dengan sistem pembuluh darah. Sedangkan sistem saraf berhubungan dengan obat lokal anastesi (obat bius) yaitu menghambat impuls reseptor nyeri yang dihantarkan oleh sistem saraf tersebut.

*Infeksi pada gigi-gigi rahang atas dapat menyebar ke bagian lain tubuh termasuk ke daerah mata. Penjalaran infeksi dapat melalui pembuluh darah dan jaringan lunak disekitar rongga mulut, BUKAN MELALUI SARAF.

Sebagai contoh, pada kasus abses (bengkak bernanah) yang disebabkan oleh gigi taring rahang atas yang berlubang dapat meluas ke area sekitar mata bahkan hingga mengakibatkan bengkak dibawah mata.

*Komplikasi yang sering terjadi pada pencabutan di rahang atas adalah terjadinya alveolar osteitis dan oroantral communication.

*Alveolar osteitis banyak disebabkan terlepasnya bekuan darah dari soket karena berbagai hal, sehingga luka bekas pencabutan susah untuk sembuh dan terus terasa sakit.

*Oroantral Communication adalah terjadinya hubungan antara sinus maksilaris dengan rongga mulut.

*Prosedur dalam pencabutan gigi mempengaruhi saraf maksilaris dan mandibularis dalam arti POSITIF, dimana dokter gigi akan menyuntikan obat bius untuk menghentikan sinyal saraf ke otak sehingga membuat mati rasa di daerah pencabutan.

*Selama prosedur pencabutan dilakukan sesuai dengan standar medis yang baik, pasien tidak perlu takut untuk melakukan pencabutan gigi terutama gigi atas.

Semoga kutipan penjelasan di atas tentang cabut gigi bermanfaat bagi Pembaca Blog RSD-Dental ini…!

0

Posted:

Categories: Media